David Singleton Nilai Pelita Jaya tampil buruk meski timnya meraih kemenangan tipis atas RANS Simba Bogor di laga Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Pelatih Pelita Jaya itu tidak ragu menyebut permainan timnya sebagai yang terburuk musim ini walau hasil akhir tetap positif.
Baca Juga: George Best dan Kejayaan Manchester United Era 1960-an
Laga Dramatis di Bogor
Dalam pertandingan yang berlangsung di Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor, kedua tim menunjukkan intensitas tinggi sejak tip-off. Pelita Jaya Jakarta sempat kesulitan menghadapi tekanan fisik dan agresivitas RANS sejak kuarter kedua dan ketiga.
RANS sempat memimpin di sebagian besar paruh laga. Mereka tampil percaya diri dan mendikte irama permainan. Tekanan defensif yang diberikan membuat Pelita Jaya keluar dari rencana permainan yang sudah disiapkan oleh staf pelatih.
Kritik David Singleton
David Singleton Nilai Pelita Jaya performa timnya jauh dari standar yang diharapkan. Meski menang, ia menyebut pertandingan ini sebagai yang terburuk mereka jalani musim ini. Ia menilai performa buruk tersebut merupakan sinyal bahwa tim masih punya banyak yang harus diperbaiki.
Singleton mengatakan bahwa Pelita Jaya baru benar-benar menemukan ritme permainan di fase akhir laga. Hal inilah yang membuat mereka mampu bangkit dan memastikan kemenangan tipis.
Kebangkitan di Akhir Laga
Pada sisa waktu kurang dari dua menit, Pelita Jaya masih tertinggal. Namun agresivitas tim tidak surut. Mereka terus menekan dan perlahan memangkas jarak poin dengan RANS.
Momen krusial terjadi di akhir laga ketika Darious Lee Moten melepaskan tembakan fade-away yang membawa Pelita Jaya unggul 73-72. Gol ini memastikan kemenangan dramatis tim tamu jelang peluit akhir dibunyikan.
Ancaman Evaluasi dan Pelajaran Berharga
Meskipun menang, David Singleton menegaskan bahwa timnya perlu evaluasi mendalam. Ia ingin memastikan kesalahan yang sama tidak terulang di pertandingan selanjutnya. Menurutnya, Pelita Jaya tidak boleh kembali tertinggal terlalu jauh seperti yang terjadi di laga itu.
Evaluasi termasuk memperbaiki pertahanan saat menghadapi tekanan agresif lawan serta konsistensi dalam menerapkan taktik yang telah dipersiapkan sebelum pertandingan.
Tanggapan Pemain
Beberapa pemain Pelita Jaya sendiri mengakui kesulitan yang mereka hadapi dalam pertarungan tersebut. Mereka menyebut tekanan lawan cukup tinggi dan memaksa tim untuk keluar dari pola permainan yang biasa diterapkan.
Namun, mereka juga sepakat bahwa perubahan pendekatan di kuarter akhir menjadi kunci kebangkitan. Pemain percaya bahwa adaptasi ini menunjukkan karakter tim yang tidak mudah menyerah meski dalam situasi sulit.
Dampak Kemenangan
Kemenangan dramatis ini tetap memperpanjang rekor tak terkalahkan Pelita Jaya di awal musim IBL 2026. Hasil ini juga mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen sementara kompetisi.
Sementara RANS Simba Bogor harus menelan kekalahan meski tampil impresif dan sempat memimpin sepanjang laga. Mereka diharapkan tetap mengevaluasi performa tim demi meraih hasil lebih baik di laga berikutnya.
Kesimpulan
David Singleton Nilai Pelita Jaya tampil buruk meski meraih kemenangan penting atas RANS Simba Bogor. Ia menekankan pentingnya evaluasi dan konsistensi agar performa tim lebih stabil di pertandingan-pertandingan berikutnya.
