Pedro Acosta Akui Top Speed Bukan Keunggulan KTM Lagi

Pedro Acosta Akui Top Speed Bukan Keunggulan KTM Lagi

Pedro Acosta Akui bahwa top speed kini bukan lagi menjadi keunggulan utama KTM dalam persaingan MotoGP 2026.

Pembalap muda asal Spanyol itu secara terbuka mengungkapkan bahwa motor KTM masih kalah dalam hal kecepatan puncak dibanding rival seperti Ducati dan Aprilia. Hal ini menjadi salah satu kendala utama dalam meraih kemenangan di balapan utama.

Kesulitan di Sektor Awal Lintasan

Pedro Acosta Akui bahwa kekurangan top speed membuat dirinya kesulitan terutama di sektor awal lintasan.

Ia menyebut bahwa KTM kehilangan banyak waktu di area yang membutuhkan akselerasi dan kecepatan tinggi, sehingga sulit bersaing secara langsung dengan motor rival.

Kondisi ini memaksanya untuk mencari cara lain agar tetap kompetitif di lintasan.

Andalkan Pengereman sebagai Senjata

Pedro Acosta Akui harus mengandalkan kekuatan lain dari motor KTM, yaitu kemampuan pengereman.

Ia kerap memanfaatkan titik pengereman terakhir sebagai peluang untuk menyalip lawan, terutama ketika tidak mampu bersaing dalam hal top speed di lintasan lurus.

Strategi ini cukup membantu, meski tidak selalu cukup untuk mengimbangi keunggulan rival secara keseluruhan.

Rival Tampil Lebih Kompetitif

Selain kelemahan internal, Pedro Acosta Akui bahwa rival seperti Ducati dan Aprilia juga mengalami peningkatan signifikan.

Kedua pabrikan tersebut kini memiliki kombinasi kecepatan dan stabilitas yang lebih baik, sehingga membuat persaingan semakin ketat.

Hal ini semakin memperjelas bahwa KTM harus bekerja keras untuk menutup kesenjangan performa.

KTM Masih Punya Potensi

Meski mengakui kekurangan, KTM tetap menunjukkan perkembangan dibanding musim sebelumnya.

Acosta menilai timnya masih berada di jalur yang tepat untuk terus berkembang, meski membutuhkan waktu untuk bisa kembali bersaing di level tertinggi.

Dengan kerja keras tim dan pengembangan motor, peluang untuk memperbaiki kelemahan tersebut tetap terbuka.

Kesimpulan

Pedro Acosta Akui bahwa top speed bukan lagi keunggulan KTM di MotoGP 2026, terutama jika dibandingkan dengan Ducati dan Aprilia. Kekurangan ini menjadi tantangan besar dalam persaingan musim ini.

Namun, dengan strategi balap yang tepat dan pengembangan berkelanjutan, KTM masih memiliki peluang untuk kembali kompetitif dan menantang para rival di seri-seri berikutnya.